REO DAN JULY
Reo dan July adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga July berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Reo hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan.
Dalam kehidupan mereka berdua, Reo sangat mencintai July. Reo telah melipat 1000 buah burung kertas untuk July dan July kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Reo telah menuliskan harapannya kepada July. Banyak sekali harapan yang telah Reo ungkapkan kepada July. “Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain”,”Semoga Tuhan melindungi July dari bahaya”,”Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia”,dsb. Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada July.
Suatu hari Reo melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan burung kertas ini, Reo berkata kepada July: “ July, ini burung kertasku yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai Tuhan memanggil kita berdua ! “
Saat mendengar Reo berkata demikian, menangislah July. Ia berkata kepada Reo : “Reo, senang sekali aku mendengar semua itu, tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!” Saat mendengar itu Reo pun bak disambar geledek. Ia kemudian mulai marah kepada July. Ia mengatai July matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Akhirnya Reo meninggalkan July menangis seorang diri.
Reo mulai terbakar semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup berhasil. Sikap July dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan usaha Reo menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham dari perusahaan itu. Sekarang tak seorangpun tak kenal Reo, ia adalah bintang kesuksesan.
Suatu hari Reo pun berkelilingkotadengan mobil barunya. Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua tengah berjalan di dalam derasnya hujan. Suami istri itu kelihatan lusuh dan tidak terawat. Reo pun penasaran dan mendekati suami istri itu dengan mobilnya dan ia mendapati bahwa suami istri itu adalah orang tua July. Reo mulai berpikir untuk memberi pelajaran kepada kedua orang itu, tetapi hati nuraninya melarangnya sangat kuat. Reo membatalkan niatnya dan ia membuntuti kemana perginya orang tua July.
Reo sangat terkejut ketika didapati orang tua July memasuki sebuah makam yang dipenuhi dengan burung kertas. Ia pun semakin terkejut ketika ia mendapati foto July dalam makam itu. Reo pun bergegas turun dari mobilnya dan berlari ke arah makam July untuk menemui orang tua July.
Orang tua July pun berkata kepada Reo :”Reo, sekarang kami jatuh miskin. Harta kami habis untuk biaya pengobatan July yang terkena kanker rahim ganas. July menitipkan sebuahsuratkepada kami untuk diberikan kepadamu jika kami bertemu denganmu.” Orang tua July menyerahkan sepucuksuratkumal kepada Reo.
Reo membacasuratitu. “Reo, maafkan aku. Aku terpaksa membohongimu. Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin disembuhkan. Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena jika itu aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh dalam kehidupan sentimentil yang penuh keputusasaan yang akan membawa hidupmu pada kehancuran. Aku tahu semua tabiatmu Reo, karena itu aku lakukan ini. Aku mencintaimu
Reo…………………………..
July “ Setelah membacasuratitu, menangislah Reo. Ia telah berprasangka terhadap July begitu kejamnya. Ia pun mulai merasakan betapa hati July teriris-iris ketika ia mencemoohnya, mengatainya matre, kejam dan tak berperasaan. Ia merasakan betapa July kesepian seorang diri dalam kesakitannya hingga maut menjemputnya, betapa July mengharapkan kehadirannya di saat-saat penuh penderitaan itu. Tetapi ia lebih
memilih untuk menganggap July sebagai orang matre tak berperasan.July telah
berkorban untuknya agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan dan kehancuran.
Cinta bukanlah sebuah pelukan atau ciuman tetapi cinta adalah pengorbanan untuk orang yang sangat berarti bagi kita.
1000 BURUNG KERTAS
Sewaktu Boy dan Girl baru pacaran,
Boy melipat 1000 burung kertas buat Girl,
menggantungkannya di dalam kamar Girl.
Boy mengatakan 1000 burung kertas itu menandakan 1000 ketulusan
hatinya.
Waktu itu…
Girl dan Boy setiap detik selalu merasakan betapa indahnya cinta mereka
berdua…
Tetapi pada suatu saat, Girl mulai menjauhi Boy.
Girl memutuskan untuk menikah dan pergi ke Perancis…
ke Paris…Tempat yang dia impikan di dalam mimpinya berkali2 itu…
Sewaktu Girl mau memutuskan Boy, Girl bilang sama Boy,
kita harus melihat dunia ini dengan pandangan yang dewasa.
Menikah bagi cewek adalah kehidupan kedua kalinya.
Aku harus bisa memegang kesempatan ini dengan baik.
Kamu terlalu miskin, sungguh aku tidak berani membayangkan
bagaimana kehidupan kita setelah menikah…!!
Setelah Girl pergi ke Perancis,
Boy bekerja keras…
dia pernah menjual koran…
menjadi karyawan sementara…
bisnis kecil…
setiap pekerjaan kerjakan dengan sangat baik dan tekun.
Sudah lewat beberapa tahun…
Karena pertolongan teman dan kerja kerasnya,
akhirnya dia mempunyai sebuah perusahaan.
Dia sudah kaya, tetapi hatinya masih tertuju pada Girl,
dia masih tidak dapat melupakannya.
Pada suatu hari… waktu hujan,
Boy dari mobilnya melihat sepasang orang tua berjalan sangat pelan di
depan.
Dia mengenali mereka, mereka adalah orang-tua Girl….
Dia ingin mereka lihat kalau sekarang dia tidak hanya mempunyai mobil
pribadi,
tetapi juga mempunyai villa dan perusahaan sendiri,
ingin mereka tahu kalau dia bukan seorang yang miskin lagi,
dia sekarang adalah seorang Boss.
Boy mengendarai mobilnya sangat pelan sambil mengikuti sepasang
orang-tua
tersebut.
Hujan terus turun tanpa henti, biarpun kedua orang-tua itu memakai
payung,
tetapi badan mereka tetap basah karena hujan.
Sewaktu mereka sampai tempat tujuan,
Boy tercegang oleh apa yang ada di depan matanya, itu adalah tempat
pemakaman.
Dia melihat di atas papan nisan Girl tersenyum sangat manis
terhadapnya.
Di samping makamnya yang kecil, tergantung burung2 kertas yang
dibuatkan
Boy.
Dalam hujan, burung2 kertas itu terlihat begitu hidup,
Orang-tua Girl memberitahu Boy,
Girl tidak pergi ke Paris,
Girl terserang kanker,
Girl pergi ke surga.
Girl ingin Boy menjadi orang,
mempunyai keluarga yang harmonis,
maka dengan terpaksa berbuat demikian terhadap Boy dulu.
Girl bilang dia sangat mengerti Boy,
dia percaya kalau Boy pasti akan berhasil.
Girl mengatakan…
kalau pada suatu hari Boy akan datang ke makamnya
dan berharap dia membawakan beberapa burung kertas buatnya lagi.
Boy langsung berlutut,
berlutut di depan makam Girl,
menangis dengan begitu sedihnya.
Hujan pada hari itu terasa tidak akan berhenti,
membasahi sekujur tubuh Boy.
Boy teringat senyum manis Girl yang begitu manis dan polos,
Mengingat semua itu,
hatinya mulai meneteskan darah…
Sewaktu orang-tua itu keluar dari pemakaman,
mereka melihat kalau Boy sudah membukakan pintu mobil untuk mereka.
Lagu sedih terdengar dari dalam mobil tersebut.
“Hatiku tidak pernah menyesal,
semuanya hanya untukmu 1000 burung kertas,
1000 ketulusan hatiku,
beterbangan di dalam angin
menginginkan bintang yang lebat besebaran di langit…
melewati sungai perak,
apakah aku bisa bertemu denganmu?
Tidak takut berapapun jauhnya,
hanya ingin sekarang langsung berlari ke sampingmu.
Masa lalu seperti asap…
hilang dan tak kan kembali.
menambah kerinduan di hatiku…
Bagaimanapun dicari,
jodoh kehidupan ini pasti tidak akan berubah..”
KITA SELALU DIPERHATIKAN
Seluruh penumpang di dalam bus merasa simpati melihat seorang wanita muda dg tongkatnya meraba-raba menaiki tangga bus. Dg tangannya yg lain dia meraba posisi di mana sopir berada, dan membayar ongkos bus.Lalu berjalan ke dalam bus mencari-cari bangku yg kosong dg tangannya. Setelah yakin bangku yg dirabanya kosong, dia duduk. Meletakkan tasnya di atas pangkuan, dan satu tangannya masih memegang tongkat.
Satu tahun sudah, Yasmin, wanita muda itu, mengalami buta. Suatu kecelakaan telah berlaku atasnya, dan menghilangkan penglihatannya untuk selama-lamanya. Dunia tiba-tiba saja menjadi gelap dan segala harapan dan cita-cita menjadi sirna. Dia adalah wanita yg penuh dg ambisi menaklukan dunia, aktif di segala perkumpulan, baik di sekolah, rumah maupun di lingkungannya.
Tiba-tiba saja semuanya sirna, begitu kecelakaan itu dialaminya. Kegelapan, frustrasi, dan rendah diri tiba-tiba saja menyelimutijiwanya. Hilang sudah masa depan yg selama ini dicita-citakan. Merasa tak berguna dan tak ada seorangpun yg sanggup menolongnya selalu membisiki hatinya. “Bagaimana ini bisa terjadi padaku?” dia menangis. Hatinya protes, diliputi kemarahan dan putus asa. Tapi, tak peduli sebanyak apa pun dia mengeluh dan menangis, sebanyak apa pun dia protes, sebanyak apapun dia berdo’a dan memohon, dia harus tahu, penglihatannya tak akan kembali. Di antara frustrasi, depresi dan putus asa, dia masih beruntung, karena mempunyai suami yg begitu penyayang dan setia, Burhan.
Burhan adalah seorang prajurit TNI biasa yg bekerja sebagai security di sebuah perusahaan. Dia mencintai Yasmin dg seluruh hatinya. Ketika mengetahui Yasmin kehilangan penglihatan, rasa cintanya tidak berkurang. Justru perhatiannya makin bertambah, ketika dilihatnya Yasmin tenggelam ke dalam jurang keputus-asaan. Burhan ingin menolong mengembalikan rasa percaya diri Yasmin, seperti ketika Yasmin belummenjadi buta. Burhan tahu, ini adalah perjuangan yg tidak gampang. Butuh extra waktu dan kesabaran yg tidak sedikit.
Karena buta, Yasmin tidak bisa terus bekerja di perusahaannya. Dia berhenti dg terhormat. Burhan mendorongnya supaya belajar huruf Braile. Dg harapan, suatu saat bisa berguna untuk masa depan. Tapi bagaimana Yasmin bisa belajar? Sedangkan untuk pergi ke mana-mana saja selalu diantar Burhan? Dunia ini begitu gelap. Tak ada kesempatan sedikitpun untuk bisa melihat jalan. Dulu, sebelum menjadi buta, dia memang biasa naik bus ke tempat kerja dan ke mana saja sendirian. Tapi kini, ketika buta, apa sanggup dia naik bus sendirian? Berjalan sendirian? Pulang-pergi sendirian? Siapa yg akan melindunginya ketika sendirian? Begitulah yg berkecamuk di dalam hati Yasmin yg putus asa.
Tapi Burhan membimbing jiwa Yasmin yg sedang frustasi dg sabar. Dia merelakan dirinya untuk mengantar Yasmin ke sekolah, di mana Yasmin musti belajar huruf Braile. Dg sabar Burhan menuntun Yasmin menaiki bus kota menuju sekolah yg dituju. Dg susah payah dan tertatih-tatihYasmin melangkah bersama tongkatnya. Sementara Burhan berada di sampingnya. Selesai mengantar Yasmin dia menuju tempat dinas. Begitulah, selama berhari-hari dan berminggu-minggu Burhan mengantar dan menjemput Yasmin. Lengkap dg seragam dinas security.
Tapi lama-kelamaan Burhan sadar, tak mungkin selamanya Yasmin harus diantar; pulang dan pergi. Bagaimanapun juga Yasmin harus bisa mandiri, tak mungkin selamanya mengandalkan dirinya. Sebab dia juga punya pekerjaan yg harus dijalaninya. Dg hati-hati dia mengutarakan maksudnya, supaya Yasmin tak tersinggung dan merasa dibuang. Sebab Yasmin, bagaimanapun juga masih terpukul dg musibah yg dialaminya.
Seperti yg diramalkan Burhan, Yasmin histeris mendengar itu. Dia merasa dirinya kini benar-benar telah tercampakkan. “Saya buta, tak bisa melihat!” teriak Yasmin. “Bagaimana saya bisa tahu saya ada dimana? Kamu telah benar-benar meninggalkan saya.” Burhan hancurhatinya mendengar itu. Tapi dia sadar apa yg musti dilakukan. Mau tak mau Yasmin musti terima. Musti mau menjadi wanita yg mandiri.
Burhan tak melepas begitu saja Yasmin. Setiap pagi, dia mengantar Yasmin menuju halte bus. Dan setelah dua minggu, Yasmin akhirnya bisa berangkat sendiri ke halte. Berjalan dg tongkatnya. Burhan menasehatinya agar mengandalkan indera pendengarannya, di manapun dia berada. Setelah dirasanya yakin bahwa Yasmin bisa pergi sendiri, dg tenang Burhan pergi ke tempat dinas.
Sementara Yasmin merasa bersyukur bahwa selama ini dia mempunyai suami yg begitu setia dan sabar membimbingnya. Memang tak mungkin bagi Burhan untuk terus selalu menemani setiap saat ke manapun dia pergi. Tak mungkin juga selalu diantar ke tempatnya belajar, sebab Burhan juga punya pekerjaan yg harus dilakoni. Dan dia adalah wanita yg dulu, sebelum buta, tak pernah menyerah pada tantangan dan wanita yg tak bisa diam saja. Kini dia harus menjadi Yasmin yg dulu, yg tegar dan menyukai tantangan dan suka bekerja dan belajar.
Hari-hari pun berlalu. Dan sudah beberapa minggu Yasmin menjalani rutinitasnya belajar, dg mengendarai bus kota sendirian. Suatu hari, ketika dia hendak turun dari bus, sopir bus berkata, “saya sungguh iri padamu”. Yasmin tidak yakin, kalau sopir itu bicara padanya. “Anda bicara pada saya?”
” Ya”, jawab sopir bus. “Saya benar-benar iri padamu”. Yasmin kebingungan, heran dan tak habis berpikir, bagaimana bisa di duniaini, seorang buta, wanita buta, yg berjalan terseok-seok dg tongkatnya hanya sekedar mencari keberanian mengisi sisa hidupnya, membuat orang lain merasa iri?
“Apa maksud anda?” Yasmin bertanya penuh keheranan pada sopir itu.
“Kamu tahu,” jawab sopir bus, “Setiap pagi, sejak beberapa minggu ini, seorang lelaki muda dg seragam militer selalu berdiri di seberang jalan. Dia memperhatikanmu dg harap-harap cemas ketika kamu menuruni tangga bus. Dan ketika kamu menyeberang jalan, dia perhatikan langkahmu dan bibirnya tersenyum puas begitu kamu telah melewati jalan itu. Begitu kamu masuk gedung sekolahmu, dia meniupkan ciumannya padamu, memberimu salut, dan pergi dari situ. Kamu sungguh wanita beruntung, ada yg memperhatikan dan melindungimu”.
Air mata bahagia mengalir di pipi Yasmin. Walaupun dia tidak melihat orang tsb, dia yakin dan merasakan kehadiran Burhan di sana. Dia merasa begitu beruntung, sangat beruntung, bahwa Burhan telah memberinya sesuatu yg lebih berharga dari penglihatan. Sebuah pemberian yg tak perlu untuk dilihat; kasih sayang yg membawa cahaya, ketika dia berada dalam kegelapan.
AKU, DIA DAN CINTAKU
Sebuah masa peralihan antara masa kanak- kanak dan dewasa. Hal ini yang terjadi pada gadis yang beranjak usia 17 tahun, Tasya.
Pagi yang mendung, tatkala hujan gerimis yang melanda kota Tangerang, Tasya tampak melamun dibawah naungan pohon beringin dekat kelasnya. Ketika ia asyik melamun tiba-tiba terdengar suara terikan kedua sahabatnyaAnton dan Ashar.
“Hai..Jangan banyak melamun kamu, nanti jerawatan lho..sahut Anton dan Ashar”.
“Biarin..”
“Kamu kenapa sich,belakangan ini kok melamun melulu..?? Kamu ada masalah yach dengan Kak Ian..??
“Nggak kok..”
“Terus mengapa kau seperti ini..??”
“Sejujurnya aku ingin ditunangkan dengan anak sahabat orangtuaku.”
“Kamu mau ditunangngin ama lelaki itu..??”
“Entahlah..”
“Sekarang kamu fokus dulu pada UAN bulan ini…”
“Yach,Makasih Sobat..”
Bel tanda masuk kelas berbunyi, mereka bertigapun beranjak menuju kelas mereka. Dan melupakan semua yang akan terjadi pada Tasya.
Seiring berjalannya waktu, tak terasa Tasya,Anton, dan Ashar kini akan berpisah,sebab waktu yang mempertemukan mereka dan waktupulalah yang memisahkan mereka.
Tiba- tiba Tasya teringat dengan pertunangannya bersama
lelaki yang tak pernah ia jumpai sebelummnya.Yang tak
ada rasa cinta dan sayang, karena cinta dan kasih sayang
Tasya hanya milik Kak Ian. Kini tak ada lagi semangat
serta dukungan dari sahabatnya, Anton dan Ashar sebab mereka berdua kini melanjutkan Perguruan Tinggi diluar kota Tangerang. Tak ada tempat untuk mengadu semuanya, sedangkan kekasih hatinya telah pergi ke negara Paman Sam, Negara Belanda untuk menuntut ilmu yang selama ini dia impi-impikan. Kak Ian berjanji saat usia Tasya 20 tahun, ia akan melamarnya meskipun banyak halangan dan rintangan yang menghadang.
“Tasya, kamu sudah bangun Nak, sahut Mama.”
“Iya,Mama”
“Kamu temenin anak sahabat mama yach Nak”.
“Iya, tunggu sebentar Mama”.
Tasya menghapus air matanya dan segera
keruang tamu menemani anak sahabat Mama,
yang tak lain adalah calon Tunangannya.
“Hai,perkenalkan namaku Rayhan..”
“Tasya”
Tak lama lagi pertunangan mereka akan di adakan,
Tasya sudah mengenal Rayhan tiga bulan lebih,rasa sayang pada Rayhan muncul dengan sendirinya, begitupun Rayhan meskipun ia tahu kalau Tasya sudah memiliki kekasih hati tetapi ia ingin jadi kedua bagi Tasya. Ketika Tasya dan Rayhan di Mal, tiba-tiba HP Tasya berdering, telfon dari Kak Ian.
“Assalamu Alaikum”
“Waalaikum Salam”
“Sayang, minggu depan aku balik ke Indonesia”
“Ohh..”
“Aku kangen nich ama kamu”
“Akupun begitu sayang, ada kabar buruk niey sayang,,”
“Emangnya ada apa”
“Minggu depan aku akan tunangan dengan anak sahabat Mama”.
“Hmm..,.Udah dulu yach Sayang, dia manggil aku niey, Assalamu Alaikum..”
“ Waalaikum Salam..”
Wajah Rahyan merah ketika ia tahu Tasya menelfon dengan orang lain.Ia sangat cemburu.
“Tasya, siapa tadi yang telfon..?”
“Kak Ian..”
“Kamu sudah bilang sama dia kalau kita akan tunangan..?”
“Iya..”
“Sejujurnya Tasya,aku benar-benar sayang dan cinta sama kamu”.
Hari yang mendebarkan bagi Tasya, karena hari yang membahagiakan sekaligus menyedihkan baginya. Tasya bingung harus pilih yang mana, dia tak tahu siapa yang benar-benar pantas untuknya. Kak Ian atau Kak Rayhan. Tasya sangat dilema, ia takut mengecewakan keduanya. Tetapi Tasya harus memilih salah satunya yang akan ia kecewakan. Suara klakson mobil yang benar-benar Tasta hafal kenal, yach suara klakson mobil Ian.
“Kau telah datang..sahut Tasya dalam hati..”
“Tolong,batalkan acara pertunangan ini..sahut Ian”.
“Jangan seenaknya saja membatalkan acara orang.,
sahut Rayhan”.
“Sekarang, kamu pilih yang mana Tasya,aku atau dia..??”
“Aku..,Aku…,Aku..,”
“Pasti kamu akan pilih aku,iya khan Tasya,sahut Rayhan”.
“Maaf sebelumnya, aku sebenarnya tak ingin mengecewakan kalian berdua,sebab aku sayang dan cinta sama kalian.Aku tak tahu harus pilih yang mana, antara kau dan dia”.
“Terserah dari kamu Tasya,kamu pilih yang
mana,aku hanya bisa mendoakan kamu bahagia
bersama Rayhan”.
“Aku pilih kau Kak Ian,maafkan aku Kak Rayhan”
Aku tahu kamu pasti kecewa dengan keputusanku”.
Rayhan sangat terpukul dengan keputusan
Tasya, ia sedih mendengarkan semua ini.
Dan akhirnya Tasya,menyadari siapa yang
benar-benar mencintainya yakni Kak Ian.
Kak Ian adalah cintaku..My First Love…..
RAHASIA HEMBUSAN ANGIN
Karya: Ruth White
Novel ini berkisah tentang kehidupan dua saudara sepupu bernama Woodrow dan Gypsy. Sebelumnya, mereka tidak pernah dekat. Namun, setelah kejadian hilangnya Belle Prater,mama Woodrow,secara tiba-tiba mereka menjadi sahabat sejati. Di mana ada Woodrow, disitu pasti ada Gypsy.
Semua orang di Coal station, Virginia, memiliki teori tentang apa yang terjadi terhadap Belle Prater. Namun, Gypsy menginginkan bukti. Kesempatan itu terbuka lebar ketika sepupunya, Woodrow, Putra Belle Prater, pindah ke dekat rumahnya Gypsy heran melihat Woodrow sangat tenang menghadapi kenyataan bahwa ibunya telah menghilang. Padahal, dia sendiri tidak dapat melupakan kematian ayahnya. Belakangan Gypsy menemukan bahwaWoodrow, meskipun bermata juling adalah anak yang sangat menyenangkan. Bersama-sama mereka menjalani aneka pengalaman menarik.
Kedatangan Woodrow ditengan keluarga Ball amatlah menyenangkan dan mengesankan. Woodrow yang sekilas tampak kikuk, ternyata mampu membuat susasana menjadi heboh lewat cerita-cerita lucu yang kerap disampaikannya. Juga tebak-tebakan jenius yang sukar untuk dipecahkan. Hal itu langsung melambungkan namanya di sekolah minggu maupun di sekolah dasar.
Setelah sekian lama, akhirnya Woodrow mengakui bahwa ia menyimpan rahasia tentang ibunya. Woodrow sebenarnya tahu mamanya telah pergi dengan memakai celana dan kemeja, seta membawa tabungan yang seharusnya digunakan utuk biaya operasi mata Woodrow. mamanya berpakaian seperti lelaki, lalu menyusuri gunung menuju Grassy Lick. Itulah sebabnya tidak ada orang yang memperhatikan. Setelah itu, Belle menumpang rombongan karnaval. Menurut Woodrow, mamanya minta kerja disana sebagai pesuruh. Mulanya Woodrow berharasp mamanya akan mengirim pesen lewat iklan mini karena sang mama tahu bahwa Woodrow selalu memeriksa iklan mini setiap minggu. Akan
tetapi, kenyataanya tidak, Woodrow tahu mamanya pergi dan tidak akan kembali. Akan tetapi, ia tidak pernah memberi tahu ayahnya karena ayah tak akan peduli.
Saat itulah Woodrow dan Gypsy menghadapi kenyataan. Belle Prater telah dengan sengaja meninggalkan Woodrow, sama seperti Amos, ayah Gypsy, yang juga telah meninggalkan Gypsy. Ayahnya mati bunuh diri karena wajahnya rusak terkena semburan api sewaktu ia bertugas menolong seorang bayi korban kebakaran. Bukan karena kedua irang tua tersebut tidak mencintai Gypsy dan Woodrow. akan tetapi, Penderitaan mereka lebih besar daripada cinta mereka. Oleh karena itu, mereka harus dimaafkam. Apalagi kesalahan tidak terletak pada mereka semata. Woodrow dan Gpsy juga sadar kalau mereka kini seharusnya bersikap lebih dewasa karena sekarang mereka sudah beranjak remaja.
MENGEMBALIKAN FILE YANG HILAG DI FLASHDISK
Satu hal yang paling membuat kita kesal apabila terserang virus adalah,semua file file penting yang terinfeksi virus akan rusak bahkan sampai hilang.Apalagi semua file penting kita telah dibackup ke flashdisk.tapi ternyata flashdisk kitapun terserang virus maka semua data yang ada dalam flashdiskpun hilang.
Jika anda merasa ada yang aneh pada flashdisk misalnya data data yang baru anda copy tiba tiba hilang.Scan flashdisk dengan antivirus.Biasanya antivirus hanya dapat membunuh virus tapi tidak dapat mengembalikan file file yang telah hilang karena virus.Sebenarnya file file tersebut tidak hilang tapi hanya disembunyikan oleh virus itu.Cara untuk mengembalikan file yang hilang tersebut adalah sebagai berikut:
1.masuk ke Dos…bisa ketik Run-cmd
2.ketikkan *.*/A:H /S
penjelasan: Dimana /a:h untuk menampilkan file dalam mode hidden, dan /s untuk mencari di seluruh folder. Dan ada beberapa file hidden yang muncul, setelah dikonfirmasi ternyata memang itulah file-file yang dicari. Maka saya jalankan perintah untuk melihat attribut file-file tersebut dengan perintah :
ATTRIB
Setelah diketahui bahwa file-file tersebut memiliki attribut H dan S (yang berarti Hidden dan System), maka saya jalankan perintah untuk mengembalikan file-file tersebut supaya tidak tersembuyi lagi dengan perintah :
ATTRIB -H -S
Dan… file itu kembali………
Semoga membantu!!!
HANYA SEBUAH SENYUMAN
Pagi yang indah, dimana ayam berkokok dengan semangatnya, dan burung-burung berkicau riang diatas pohon cemara, tepatnya disamping kamar tidur Fadil. Sinar matahari menembus kaca jendela, dan menyilaukan mata, sehingga membuat Fadil terpaksa bangun dari tempat tidur.
Seperti biasa, Fadil menyetel radio disamping tempat tidurnya. Dan, kebetulan sekali, pagi itu Vj Rianty sedang siaran. Suaranya emang khas, dia memeang cocok sekali sebagai Vj. Sebagai lagu pembuka, ia memutarkan laguUngu,yang judulnya “Ijinkan Aku”. Lagu itu sempat membuat Fadil terbang dalam hayalan tentunya bersama Claudya. fadil menghayal sehinnga sebuah teriakan dari Bunda, menghancurkan lamunan Fadil.
Bunda mengingatkan bahwa hari sudah siang, jam 07.00. Fadil terlompat kaget, karena sekolah masuk jam 07.15. Fadil lalu mengiyakan, dan dengan segera berpakaian sekolah. untung saja, Fadil udah menyiapkan roster, malam sebelumnya.
“ya, udah ini uang sakumu”, kata Bunda dengan menyodorkan.
“Thanks,mom “.
Hari suadah menunjukkan pukul 07.25, aku baru tiba. Dihalaman parkir motor,Fadil memarkirkan motornya.
Tiba-tiba sebuah sedan hitam yang Fadil kenal banget,merem dengan kerasnya. Fadil kaget, “ Nggak mungkin dia deh”. Pintu sedan hitam itu lalu terbuka, dan menjawab keraguanku. Ternyata yang baru datang adalah Claudya.Fadil hanya menganga terpana, menyaksikan ia lari tergesa-gesa, melewati pintu gerbang sekolah.
Segera Fadil buyarkan lamunannya. Dan Fadilpun berlari dengan kencang ke kelas. Pak Risman, guru kimiaku kebetulan sedang mengajar.
“Dari mana aja kalian, tanya pak Risman.”
“Hmmm…hmmm..””jawab Claudya dengan gelisah.
Aku lalu berlagak sok pahlawan, “ Maaf Pak, sebenarnya tadi, Claudya tidak terlambat.Aku melihat mobil dia kempes di jalan Soedirman. Jadi, dia tidak terlambat donk Pak. Khan kesalahan tekhnis aja.”
“Jadi, begitu yahh..”jawab Pak Risman serius.”Benar begitu Claudya?”selidik Pak Risman. Claudya kaget mendengarkan jawabanku, ia tak menyangka bahwa aku akan berlaku demikian. Ia hanya tertunduk mengiyakan.
“Baiklah, Claudya kamu boleh duduk.”
Nah, kamu Fadil apa kini alasan kamu.Kamu sudah hampir tiap hari telat melulu apa lagi alasan kamu kali ini.Aku lalu menelan ludah dengan refleks,aku menggaruk kepala dan menyengir.”Hehehe,maaf”.
“Sekarang,kamu diluar aja.”jawab Pak Risman dengan kerasnya.yah…terpaksa aku keluar,semua teman aku menyoraki aku.Aku sangat malu,apalagi claudya sempat memandangku.
Sewaktu istirahat, ku lihat Claudya datang menghampiriku. aku pun salah tingkah, aku pun berpura-pura
TIPS MERAWAT FLASHDISK
Media penyimpanan yang satu ini sangat berguna sekali bagi kita yang memiliki mobilitas yang tinggi…hanya dengan berbekal sebuah flashdisk kita dapat menyimpan berbagai macam data-data penting yang kita miliki..selain flasddisk ada juga media penyimpanan seperti Kartu kartu memory..tapi dalam postingan kali ini saya tidak membahas tentang kartu memory..mungkin dipostingan berikutnya…
sekarang flashdisk tersedia dalam berbagai macam bentuk dan ukuran serta berbagai macam muatan yang dihitung dengan Byte…bagi kita yang tidak ingin repot dengan flashdisk yang ukurannya besar,kita dapat menggunakan ukuran flashdisk yang lebih mungil.Bahkan sekarang ada flashdisk dengan ukuran sebesar ibu jari..
Jangan beranggapan flashdisk tidak butuh perawatan..karena jika flashdisk rusak,maka data data didalam flashdisk pun ikut rusak…Silahkan lihat tips tips berikut
1. jangan menaruh flashdisk di dekat benda yang punya medan magnet kuat.
Barang-barang elektronik seperti tv dan handphone sangat tidak baik untuk flash disk. Untuk itu jangan pernah menyimpannya di dekat barang-barang sejenis yang memiliki kekuatan magnet besar. Terkadang kita sering lupa jika meletakkan flash disk dan hand phone di tempat sama dalam tas. Nah mulai saat ini, kalau pingin flash disk kamu berumur panjang, jangan lagi menyimpannya di tempat sama ya?!
2. usahakan jangan sampai tercelup dalam air,Meski ada beberapa merk yang mengklaim waterproof, menjauhkan flash disk dari sentuhan air tetap saja menjadi langkah yang paling aman. Daripada data kamu hilang, mendingan tidak ambil resiko kan?
3. lakukan ritual scan virus secara berkala dangan software anti virus
Saat Pengambilan data atau pemindahan dari dari pc ke flash disk, sangat mungkin bukan hanya data yang ikut berpindah tapi juga virus-virus yang terdapat dalam komputer. Apalagi kalau kita mengambil dan menyimpan data dari internet. Waduh flash disk kamu bisa dipenuhi virus-virus pengganggu. Makanya, jangan lupa untuk melakukan ritual scan virus secara berkala dengan software anti virus yang tersedia.
4. Selalu melakukan proses eject atau stop sebelum mencabut flash disk dari port usb. Selain bisa menjadikan flash disk rusak, tidak melakukan proses eject atau stop juga dapat mempengaruhi file-file data yang kamu simpan di dalamnya lho.
5. jangan diletakkan ditempat yang panas…Semua barang elektronik tak terkecuali flash disk sangat rentan dengan yang namanya panas. Apalagi terkena sinar matahari langsung. Jadi usahakan tidak menyimpannya ditempat yang panas dan terkena sinar matahari langsung. Misalnya seperti meninggalkan flash disk di mobil.
6.hindari benturan dengan benda keras
Coba rasain kalau kamu jatuh dari lantai 12, kamu bisa jadi harus masuk rumah sakit atau bahkan masuk ke rumah masa depan. Begitu juga dengan flash disk. Jadi jagalah flash disk kamu baik-baik dari benturan keras ya.
7.tutuplah bagian soket USB flashdisk kalo tidak dipakai. karena soket yang kotor dapat mengakibatkan proses baca sering gagal.
Udara dan lingkungan kita penuh dengan debu dan kotoran. Jika socket flash disk kita kotor maka dapat mengakibatkan proses baca tulis sering gagal. Makanya selalu tutup biar nggak kotor, jangan malah diilangin tutupnya!
8. Minimalisir proses hapus-tulis
Sama seperti kita, flash disk juga memiliki usia lho. Artinya suatu saat flash disk kita bisa mati dan tidak bisa digunakan lagi. Usia flash disk berbeda-beda, tergantung kualitas dan merk dari flash disk itu sendiri. Biasanya usia flash disk antara 10.000-100.000 kali proses hapus tulis. Jadi usahakan untuk meminimalisir proses tersebut dan juga mengedit langsung dari flash disk
Pagi yang indah, dimana ayam berkokok dengan semangatnya, dan burung-burung berkicau riang diatas pohon cemara, tepatnya disamping kamar tidur Fadil. Sinar matahari menembus kaca jendela, dan menyilaukan mata, sehingga membuat Fadil terpaksa bangun dari tempat tidur.
Seperti biasa, Fadil menyetel radio disamping tempat tidurnya. Dan, kebetulan sekali, pagi itu Vj Rianty sedang siaran. Suaranya emang khas, dia memeang cocok sekali sebagai Vj. Sebagai lagu pembuka, ia memutarkan laguUngu,yang judulnya “Ijinkan Aku”. Lagu itu sempat membuat Fadil terbang dalam hayalan tentunya bersama Claudya. fadil menghayal sehinnga sebuah teriakan dari Bunda, menghancurkan lamunan Fadil.
Bunda mengingatkan bahwa hari sudah siang, jam 07.00. Fadil terlompat kaget, karena sekolah masuk jam 07.15. Fadil lalu mengiyakan, dan dengan segera berpakaian sekolah. untung saja, Fadil udah menyiapkan roster, malam sebelumnya.
“ya, udah ini uang sakumu”, kata Bunda dengan menyodorkan.
“Thanks,mom “.
Hari suadah menunjukkan pukul 07.25, aku baru tiba. Dihalaman parkir motor,Fadil memarkirkan motornya.
Tiba-tiba sebuah sedan hitam yang Fadil kenal banget,merem dengan kerasnya. Fadil kaget, “ Nggak mungkin dia deh”. Pintu sedan hitam itu lalu terbuka, dan menjawab keraguanku. Ternyata yang baru datang adalah Claudya.Fadil hanya menganga terpana, menyaksikan ia lari tergesa-gesa, melewati pintu gerbang sekolah.
Segera Fadil buyarkan lamunannya. Dan Fadilpun berlari dengan kencang ke kelas. Pak Risman, guru kimiaku kebetulan sedang mengajar.
“Dari mana aja kalian, tanya pak Risman.”
“Hmmm…hmmm..””jawab Claudya dengan gelisah.
Aku lalu berlagak sok pahlawan, “ Maaf Pak, sebenarnya tadi, Claudya tidak terlambat.Aku melihat mobil dia kempes di jalan Soedirman. Jadi, dia tidak terlambat donk Pak. Khan kesalahan tekhnis aja.”
“Jadi, begitu yahh..”jawab Pak Risman serius.”Benar begitu Claudya?”selidik Pak Risman. Claudya kaget mendengarkan jawabanku, ia tak menyangka bahwa aku akan berlaku demikian. Ia hanya tertunduk mengiyakan.
“Baiklah, Claudya kamu boleh duduk.”
Nah, kamu Fadil apa kini alasan kamu.Kamu sudah hampir tiap hari telat melulu apa lagi alasan kamu kali ini.Aku lalu menelan ludah dengan refleks,aku menggaruk kepala dan menyengir.”Hehehe,maaf”.
“Sekarang,kamu diluar aja.”jawab Pak Risman dengan kerasnya.yah…terpaksa aku keluar,semua teman aku menyoraki aku.Aku sangat malu,apalagi claudya sempat memandangku.
Sewaktu istirahat, ku lihat Claudya datang menghampiriku. aku pun salah tingkah, aku pun berpura-pura sedang sibuk membaca buku Biologi yang ada di depanku.Claudya lalu menyapaku
“Fad, boleh mengganggu?”
“Ada apa yah?”sahut ku sambil mataku tidak lepas dari buku Biologi yang ada di depanku itu.
“Makasih yah tadi,jawab Claudya”.
“Ah,nggak apa-apa kok.,Kamu kan jarang terlambat.jadi, tidak seharusnya di keluarkan.”
“Terus kamu kok mau bantuin aku?”
“Aku…aku…mau lagi baik aja.
“Ohhh….kalau begitu thanks yah….”Claudya lalu meninggalkanku.
Aku hanya sempat melihat senyum diwajah manisnya itu,aku sangat senang sekali layaknya mendapat lotre jutaan rupiah dan ku bersiul tiada henti-henti nya
Pulang sekolah, aku jalan berdua dengan Claudya.Ku beranikan diriku mendekati dirinya terlebih dahulu.Ku niatkan juga untuk melakukan pendekatan dengannya.Kami berbincang-bincang,sambil tertawa.Hari itu kami sangat akrab.Kutemani dia sampai mobil jemputannya datang.Kurang lebih 1 jam kutemani dia.Tapi, kurasa serasa 5 menit saja.
Hingga mobil jemputannya datang.
”Fadil , aku pulang dulu yahhh.Terima kasih telah menemaniku satu jam ini”kata Claudya.
Kulihat raut wajahnya dan senyumnya yang khas,membuatku tertunduk malu,kunaikkan wajahku,
“Ah,nggak apa-apa kok. Suatu kehomatan bagiku,untuk menemani gadis secantikmu”pujiku.
Aku pun tak tahu, kenapa bisa-bisanya aku berkata demikian sore itu.Claudya tersenyum saja, dan berlalu meninggalkanku.Mobil itu pun akhirnya memisahkan aku dengan dia.Tapi,ternyata bukan untuk sesaat tapi untuk selamanya.
Sore itu tenyata hari terakhir aku bisa bersama dengan dia.Suatu kecelakaan yang hebat terjadi ketika ia hendak pulang kerumah.Mobilnya tabrakan dengan sebuah truk yang sopirnya lagi mabuk berat.Aku sangat sedih, dan tidak menyangka akan kejadian itu. Aku baru tahu, keesokan harinya,aku sangat terpukul dan tidak berkata apa-apa lagi. Aku tak sempat mengatakan perasaan yang telah lama terpendam dihati ini dan berkata: “Ich Liebe Dich.….”
Aku tidak bisa makan 3 hari mengingat kejadian itu.Tidak ada seorang gadispun yang dapat menggantikan posisi nya di dalam hatiku.
Satu yang sempat ia tinggalkan padaku yang akan selalu ku ingat,hanyalah senyuman itu.
Selamat jalan Claudya,semoga kamu diterima disisiNya
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Januari 2010 (9)
- Desember 2009 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
